Seputar Berita Dan Informasi Kabupaten Lampung Tengah

Kapolda Lampung Menjadi Inspektu Upacara Bendera Di Umasjaya

Tanggal : 22 Nov 2017 | Pukul : 08:11:27 | Kategory : Berita | Author : Admin

Kapolda Lampung, Irjen Sudjarno menjadi inspektur upacara (irup) bendera di Umasjaya, Kecamatan Terbanggibesar, Lampung Tengah (Lamteng) sekitar pukul 08.00 WIB kemarin. Upacara bendera diikuti ratusan siswa/i SD, SMP, dan SMA/SMK Lamteng. Hal ini sebagai tindak lanjut memorandum of understanding (MoU) Dewan Pendidikan dan Polda Lampung untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Kapolda Lampung, Irjen Sudjarno dalam amanatnya meminta siswa/i terus semangat belajar. “Jangan sia-sia kesempatan untuk belajar. Tugas utama kalian adalah belajar. Meskipun terkadang ada rasa bosan, teruslah semangat. Tidak ada perbedaan sekolah swasta maupun negeri. Kesempatan sukses sama-sama terbuka. Buatlah bangga orang tua, guru, dan sekolah,” katanya.

Sudjarno menyatakan, naluri dan kodrat manusia memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. “Saya berharap kepada generasi penerus bangsa menolak ajakan memakai narkoba, intoleransi, dan radikalisme. Tapi, raihlah prestasi! Negara kita NKRI yang dirikan atas kebhinikaan. Jangan sampai rasa perasatuan kita luntur. Kita harus setia terhadap Pancasila,” pesannya.

Ketika diwawancara awak media terkait program Polisi Peduli Pendidikan, Kapolda Lampung Irjen Sudjarno menyatakan Polda dan Dewan Pendidikan Lampung bekerja sama dalam memajukan sumber daya manusia (SDM) di Lampung. “Polda punya dua program, yakni polisi cilik (pocil) dan polisi berpendidikan.

Program polisi berpendidikan ini, pertama memperbaiki sekolah ketika ada surat terbuka. Kita akan jemput bola. Misalkan ada sekolah rusak atau bocor, saya minta Kapolres mengecek. Kita akan upayakan makeover,” katanya.

Kedua, kata Sudjarno, mendatangi sekolahan terpencil untuk mengajarkan kebhinekaan, Pancasila, nasionalisme, hormat bendera, dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. “Kita ajarkan seperti itu sebagai bagian dari program Polri dalam aspek preemtif. Supaya sadar akan nasionalisme. Perjuangan kemerdekaan RI sangat besar ketika itu. Kita berupaya mencegah oknum yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Kita protect tak masuk ke sekolah-sekolah. Jadi bukan hanya semata-mata meningkatkan indeks prestasi manusia (IPM). Lebih besar lagi menjaga keutuhan NKRI. Ini semua demi masa depan generasi bangsa,” ujarnya.

Go Home